OKTOBER
Oktober…
Hari ulang tahunku berada dibulan
oktober tepat pada tanggal 1 oktober bersamaan dengan hari kesaktian pancasila
yang membuatku merasa kalau ulang tahunku dirayakan oleh semua warga Indonesia
haha..
Oktober…
Bulan dimana aku merasakan bahwa
badai yang ada dalam hidupku mereda dan sudah saatnya pelangi muncul, dan benar
sekali dugaanku ini kedatangan dirimu membawa matahari dan pelangi yang
mengusir badai.
Pertama kali dan terakhir kalinya aku merasa bahwa hidupku mulai berwarna warni karena indahnya senyummu yang khusus kau berikan padaku kala itu sangat mewarnai pagiku yang biasanya hanya berwarna kelabu.
Dirimu yang satu sekolah saat itu
membuatku lebih mudah untuk bertemu denganmu memberiku semangat untuk pergi
sekolah kala itu, kini menjadi kebih kelabu saat dimana engkau sangat jauh
Suaramu yang khas kala itu menjadi
sebuah melodi indah seperti sebuah lagu
yang memain-mainkan telingaku untuk selalu
ingin mendengarkannya, tawamu membuat duniaku lebih lucu, tangismu
membuat duniaku lebih gelap, tidak mendengar suaramu lagi membuat duniaku tidak
lebih dari sekedar kata.
Kacamatamu yang khas kala itu membuat semuanya kebih sempurna, Kacamata yang memantulkan indahnya bola matamu, Kali ini yang kulihat bukan indahnya matamu tetapi semua kenangan ketika kita masih bersama, ketika kita masih saling suka saling menguntai rasa
Ditinggalkan olehmu membuat diriku
secara naluri mencari pengganti dirimu, namun aku malah menyadari bahwa setiap wanita yang kutemui semakin mengingatkanku padamu tidak secantik dirimu, tidak
semanis dirimu, tidak semenarik dirimu.
Aku sudah seperti terpikat oleh
cahaya rermbulan meskipun masih banyak bintang-bintang yang bersinar terang di
langit malam namun aku tetap tidak bisa melupakan cahaya rembulan yang sangat
khas itu.
Aku berterimakasih karena sudah
menerimaku saat itu entah apa yang membuatmu menerimaku padahal aku hanyalah
seorang manusia yang tidak memiliki kelebihan namun memiliki banyak kekurangan.
Aku tidak tau apakah kita akan
bertemu suatu hari nanti tapi aku berharap setidaknya sebelum aku hanya tinggal
nama, aku ingin bertemu denganmu bercanda tawa bersamamu karena hanya engkaulah
yang mampu membuat hati ini terikat padamu.
Komentar
Posting Komentar