[01] HIKAYAT CINTA


OKTOBER


            Oktober…

Hari ulang tahunku berada dibulan oktober tepat pada tanggal 1 oktober bersamaan dengan hari kesaktian pancasila yang membuatku merasa kalau ulang tahunku dirayakan oleh semua warga Indonesia haha..

Oktober…

Bulan dimana aku merasakan bahwa badai yang ada dalam hidupku mereda dan sudah saatnya pelangi muncul, dan benar sekali dugaanku ini kedatangan dirimu membawa matahari dan pelangi yang mengusir badai.

Pertama kali dan terakhir kalinya aku merasa bahwa hidupku mulai berwarna warni karena indahnya senyummu yang khusus kau berikan padaku kala itu sangat mewarnai pagiku yang biasanya hanya berwarna kelabu.

Dirimu yang satu sekolah saat itu membuatku lebih mudah untuk bertemu denganmu memberiku semangat untuk pergi sekolah kala itu, kini menjadi kebih kelabu saat dimana engkau sangat jauh

Suaramu yang khas kala itu menjadi sebuah melodi  indah seperti sebuah lagu yang memain-mainkan telingaku untuk selalu  ingin mendengarkannya, tawamu membuat duniaku lebih lucu, tangismu membuat duniaku lebih gelap, tidak mendengar suaramu lagi membuat duniaku tidak lebih dari sekedar kata.

Kacamatamu yang khas kala itu membuat semuanya kebih sempurna, Kacamata yang memantulkan indahnya bola matamu, Kali ini yang kulihat bukan indahnya matamu tetapi semua kenangan ketika kita masih bersama, ketika kita masih saling suka saling menguntai rasa

Ditinggalkan olehmu membuat diriku secara naluri mencari pengganti dirimu, namun aku malah menyadari bahwa setiap wanita yang kutemui semakin mengingatkanku padamu tidak secantik dirimu, tidak semanis dirimu, tidak semenarik dirimu.

Aku sudah seperti terpikat oleh cahaya rermbulan meskipun masih banyak bintang-bintang yang bersinar terang di langit malam namun aku tetap tidak bisa melupakan cahaya rembulan yang sangat khas itu.

Aku berterimakasih karena sudah menerimaku saat itu entah apa yang membuatmu menerimaku padahal aku hanyalah seorang manusia yang tidak memiliki kelebihan namun memiliki banyak kekurangan.

Aku tidak tau apakah kita akan bertemu suatu hari nanti tapi aku berharap setidaknya sebelum aku hanya tinggal nama, aku ingin bertemu denganmu bercanda tawa bersamamu karena hanya engkaulah yang mampu membuat hati ini terikat padamu.

Komentar